Alquran adalah petunjuk bagi manusia, tentu pastilah ia akan mudah dipelajari dan dipahami oleh manusia. Siapapun ia  mudah mempelajari Alquran. Dimanapun ia mudah mempelajari Alquran. Bangsa apapun ia mudah mempelajari Alquran. Dan jika ada sebuah buku petunjuk sulit dipelajari dan dipahami berarti yang menyusun buku itu yang salah.  

QS. Ali ‘Imran (3) : 138.

(Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.”

Allah mengingatkan manusia, telah datang kepada mereka sebuah kitab sebagai pelajaran yang berharga yang dapat menyembuh penyakit-penyakit yang berada dalam dada manusia. Dengan kitab itu pula manusia mendapat petunjuk dan rahmat. Petunjuk dan rahmat itu tidak diberikan kepada orang-orang yang berpaling dari Alquran.  Namun, petunjuk itu diberikan kepada orang yang meyakini yaitu orang-orang yang beriman.

QS. Yunus (10) : 57.

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

Alqur’an yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Rasulullah saw mudah untuk dipelajari. Kalau kita berpendapat Alqur’an itu sulit dipelajari, pasti ada yang salah dalam proses mempelajarinya.

Kenapa demikian? Karena Alqur’an itu petunjuk dan rahmat. Yang jadi masalah apakah manusia mau mengambil pelajaran atau tidak?! Kalau ia mau mengambil pelajaran maka ia akan menjadi petunjuk. Sedangkan kalau tidak mau mengambil pelajaran maka  tidak punya arti apa-apa.

QS. Al Qamar (54) : 40.

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”

Allah telah mendesain sedemikian rupa agar Alquran itu mudah untuk dipelajari dan dipahami.  Alquran diturunkan dalam bahasa Arab, agar manusia mudah mempelajari dan memahaminya. Bisa dibayangkan jika Alquran itu diturunkan dalam bahasa sandi, atau bahasa binatang atau bahasa malaikat. Tentulah sangat menyulitkan manusia dalam mempelajari dan memahaminya….

Mengapa Alquran tidak diturunkan ke dalam bahasa selain arab?  Misalnya Indonesia, China, India, Inggris, Perancis dan bahasa-bahasa lainnya? Karena Rasulullah saw adalah orang Arab dan agar mudah memahaminya dengan baik.

Maryam (19) : 97.

“Maka sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu, agar kamu dapat memberi kabar gembira dengan Al Quran itu kepada orang-orang yang bertakwa, dan agar kamu memberi peringatan dengannya kepada kaum yang membangkang.”

Jadi tujuan diturunkan dalam bahasa Arab adalah agar orang-orang Arab di zaman itu paham isi Alqur’an. Apakah mungkin Alqur’an itu diturunkan selain bahasa Arab? Tentulah  tidak mungkin karena Rasulullah adalah orang Arab.

Dalam memahami Alqur’an kita bisa memanfaatkan karya-karya ahli bahasa dalam bentuk terjemahan, tafsir, kamus dan karya sastra serta bidang ilmu lainnya.

Alqur’an dapat dipahami oleh orang-orang yang punya niat yang tulus mengharapkan petunjuk dan rahmat dari Allah SWT. Pengharapan itu diwujudkan dengan cara mencari ilmu pengetahuan sebanyak-banyak. Semakin tinggi ilmunya maka semakin besar kepahaman mengenai Alqur’an. Sebaliknya semakin rendah ilmunya maka rendah pula pemahamannya.

Semoga saja kita termasuk orang-orang yang dimudahkan mempelajari dan memahami Alqur’an sebagai petunjuk dan rahmat terbesar dari Allah. Wallahu’alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s