Ada berita besar yang harus kita dengar dan perhatikan. Memang tidak seorangpun diantara kita yang pernah melihat dan menyaksikan langsung keganasan neraka. Bahkan dari dahulu sampai sekarang orang-orang yang sudah meninggal dunia tidak pernah  kembali ke dunia, lalu menceritakan tentang neraka.

Lantas dari mana kita mengetahui tentang neraka? Berita Neraka langsung disampaikan oleh Allah dan Rasulullah saw. Karenanya, kita yang sudah menyatakan keimanan kepada Allah  wajib meyakini adanya hari pembalasan. Semuanya termuat dalam kitab yang agung yaitu Alqur’an.

Orang-orang yang beriman sangat takut dengan azab neraka. Orang-orang yang kafir, munafik dan zalim saja yang tidak percaya dan mengejek tentang neraka. Orang-orang yang beriman berdo’a : 

QS. Al Furqan (25) : 65.

Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab Jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”.

Begitu takutnya orang-orang yang shaleh tersebut, sehingga ia selalu berdo’a kepada Allah jangan dimasukkan ke dalam neraka. Aisyah isteri Rasulullah saw sering berulang-ulang membaca firman Allah SWT  sambil menangis. Ayat yang sering dibaca berulang-ulang tersebut adalah

QS. Ath-Thuur  (52) : 27-28

“Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.  Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.”

Seorang perawi mengatakan “Saya mendengar Aisyah membacanya berulang-ulang dalam shalat Dhuha sambil menangis. Saya pun pergi ke pasar. Ketika kembali, dia masih menangis dan membacanya berulang-ulang.”

Ibnu Taimiyah mengisahkan tentang Ali Ibnul Fudhail bin Iyadh, salah seorang shaleh dan zuhud terkenal. Dia orang yang paling takut kepada Allah. Suatu ketika Ia sedang shalat di belakang ayahnya.  Dalam shalat ayahnya  membaca surat Ash-Shaaffaat.   Ketika Al-Fudhail membaca :

QS. Ash-Shaaffaat (37) 24-26

“Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya: “Kenapa kamu tidak tolong-menolong?”  Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri. “

Mendengar bacaan tersebut, Ali  lalu pingsan dan orang-orang menggotongnya pulang ke rumah. Ketika mereka berusaha menggerakkan tubuh Ali, ternyata dia sudah meninggal dunia.

Sahabat Rasulullah saw seperti Abu Bakar, Umar, Ali, Usman dan sahabat lainnya sangat takut dengan neraka. Jika disebut neraka, mereka menghela napas panjang karena ketakutan. Sementara orang-orang zalim mereka melampiaskan nafsu mereka, karena mereka tidak meyakini adanya balasan dari Allah. Tidak ada satupun manusia yang zalim lolos dari api neraka, karena di neraka ada tempat pengintaiannya.

QS. An Naba’  (78) : 21.

“Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai 

Penduduk neraka tidak dapat merasakan kesenangan sedetikpun. Setiap waktu dan sepanjang masa mereka merasakan azab  neraka. Mereka mendapat tikar, pakaian dan selimut, tapi tidak membuat mereka nyaman. Justru dengan tikar, pakaian dan selimut itu pula mereka disiksa. Bahkan merekapun mendapatkan air dan makanan. Tetapi air  itu bukan menyejukkan melainkan diberikan air yang mendidih. Sementara makanan yang diberikan  adalah pohon zaqquum.

QS. Al Mu’min (40) : 49

“Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga neraka Jahannam: “Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari.”

QS. Al A’raaf  (7) :  41.

“Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim,

QS. Al Hajj (22) : 19.

“Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api nereka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.”

Ash-Shaaffaat (37) : 62-67

“(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.  Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka Jahim.  Mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan. Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.”

Siapa orang-orang yang diancam oleh Allah SWT tersebut? Ternyata mereka adalah orang munafik, orang kafir dan orang zalim serta orang-orang yang lalai mengingat Allah SWT.

QS. At Taubah (9) : 68.

“Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah mela’nati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal.”

QS. Az Zumar (39) : 32.

“Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah dan mendustakan kebenaran ketika datang kepadanya? Bukankah di neraka Jahannam tersedia tempat tinggal bagi orang-orang yang kafir?”

Allah SWT mengatakan bahwa  yang paling buruk tempat kembali adalah neraka. Neraka disediakan bagi orang-orang yang menyombongkan diri.

QS. Huud (11) : 98.

“Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat lalu memasukkan mereka ke dalam neraka. Neraka itu seburuk-buruk tempat yang didatangi.

Az Zumar (39) : 72.

“Dikatakan (kepada mereka): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya” Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri.”

Di akherat nanti  orang-orang kafir dan zalim saling menyalahkan  dan bertanya kepada pemimpin mereka “Dapatkah kamu menghindarkan kami dari azab api neraka?” Tentu saja pertanyaan tersebut percuma dan tidak berarti, karena hari itu sebagai penentunya adalah Raja Akhirat yaitu Allah SWT.

QS. Al Mu’min (40) : 47.

Dan (ingatlah), ketika mereka berbantah-bantah dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebahagian azab api neraka?”

Sungguh penyesalan yang luar biasa  dialami penghuni neraka. Ada yang menyesali mengapa mereka tidak mengikuti Allah dan Rasulullah. Ada yang  berteriak minta tolong dan bermohon kepada Allah SWT agar mereka dikembalikan lagi ke atas dunia untuk melakukan  amalan sholeh. Tetapi sangat disayangkan sudah terlambat.  Sebaliknya Allah bertanya bukankah kami sudah memanjangkan umurmu dan itu cukup untuk berfikir?! Apakah tidak datang kepadamu pemberi peringatan? Masing-masing umat sudah diutus oleh Allah seorang Rasulullah menyampaikan firman Allah. Justru Allah mengatakan rasakan azabKu!

QS. Al Ahzab (33) : 66.

“Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul.”

QS. Faathir (35) : 37.

“Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan.” Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.”

Marilah kita berlindung kepada Allah dari azab  neraka. Hal ini dianjurkan oleh Rasulullah saw. Dalam Shahih Muslim, diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw bersabda,

“Katakan, ‘Aku berlindung kepada Allah dari siksa  neraka, siksa kubur, fitnah kehidupan, fitnah kematian dan fitnah dajjal.”

Dalam hadits Al-Harits bin Muslim, ketika ia menghadap Rasulullah saw berliau bersabda, “Maukah kamu aku tunjukkan kepada suatu amal?”

Dia Menjawab, “Saya mau.”

Beliau bersabda,

“Kalau kamu shalat subuh, ucapkan ‘Ya Allah, selamatkan aku dari neraka, sebanyak tujuh kali. Kalau kamu shalat maghrib, ucapkan, ‘Ya Allah, selamatkan aku dari neraka, sebanyak tujuh kali.”

Semoga kita terhindar dari azab neraka dan kita digolongkan orang-orang yang mendapat rahmat Allah SWT………… Amin. Wallahu’alam.  

Iklan
Komentar
  1. nachoz berkata:

    semakin cinta sama allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s