Allah SWT telah memilih Muhammad sebagai seorang Rasulullah, sebagai pembawa misi dalam rangka menyampaikan kalimah Tauhid. Siapa yang sudah mengenal Rasulullah saw, maka orang tersebut akan jatuh hati padanya dan merasa terbius oleh akhlaknya. Kenapa demikian? Karena sejarah telah mencatat bahwa dia mempunyai sejarah yang jelas dan memiliki kepribadian yang mengagumkan.

Sejarah kehidupan Rasulullah saw, sangat jelas kapan dia dilahirkan, dimana dilahirkan, siapa orang tuanya, kapan meninggalnya, dimana makamnya, dan bagaimana sepak terjang perjuangannya. Semuanya serba jelas dan tidak ada sedikitpun yang diragukan.

Coba dibadingkan dengan Rasul agama lain, semuanya kabur serta meragukan, kapan dilahirkan tidak jelas, dimana dilahirkan tidak jelas, siapa orang tuanya tidak jelas, kapan meninggalnya tidak jelas, dimana makamnya tidak jelas, dan bagaimana sepak terjangnyapun tidak jelas pula.  

QS. Al-Baqarah (2) :146.

“Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian di antara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.”

Nama Nabi Muhammad saw, sudah dikenal oleh para ahli kitab jauh sebelum Nabi Muhammad saw dilahirkan. Mereka mengetahui informasi yang jelas akan lahir seseorang yang bernama Ahmad alias Muhammad. Akan tetapi karena kesombongan dan tidak sesuai dengan harapan mereka, akhirnya mereka mengingkari dan menyembunyikan kebenaran itu dari orang-orang setelah mereka. Akhirnya informasi tidak sampai kepada orang-orang setelah mereka hingga membuat mereka tersesat dan menyesatkan.

Al-Baqarah (2) : 140.

“ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya`qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani? Katakanlah: “Apakah kamu yang lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.”

Misi yang dibawa oleh Rasulullah saw adalah Islam bukan Yahudi atau Nasrani atau lainnya. Allah membantah orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mengklaim Nabi Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya penganut Yahudi atau Nasrani. misi Islam ini yang akan menyelamatkan seluruh alam semesta …….  

Bagaimana cara dakwah Rasulullah saw? Ternyata dakwah Rasulullah disebarkan dengan akhlak yang mulia dan indah. Tidak seperti yang digambarkan oleh musuh-musuh Islam, bahwa Islam disebarkan dengan pedang. 

AL-Qalam (68) : 4

“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”

Tercatat dalam sejarah dan ada saksi, bahwa akhlak Rasulullah saw telah membuat orang-orang terkagum-kagum. Sehingga banyak orang-orang yang masuk Islam menerima dakwahnya gara-gara akhlak yang ditampilkan oleh Rasulullah saw.

Rasulullah saw adalah seorang pemimpin yang bijaksana dan adil, seorang kepala keluarga yang penuh perhatian dan bertanggung jawab, seorang Bapak yang mengasihi anak-anaknya, seorang suami yang mencintai dan dicintai oleh istri-istrinya, seorang sahabat yang hangat dan penuh ceria, dan tidak ada satupun orang yang berkata bahwa Muhammad punya akhlak yang buruk walupun dari musuh beliau.

Akhlak Rasulullah saw, tidak saja dikagumi oleh orang-orang pada zamannya, tetapi hingga hari ini, dan  tidak ada satupun yang mampu menyamai rekor yang sudah dipecahkan oleh Rasulullah saw akan tetapi justru cendrung turun kualitasnya. 

Muhammad adalah manusia biasa yang diutus oleh Allah. Beliau tidak mau diagung-agungkan dan justru menyuruh mengagungkan Allah SWT. Rasulullah saw sangat rendah hati dan menghormati semua orang yang membutuhkannya. Bahkan Rasulullah saw lebih mementingkan urusan orang lain dari pada kebutuhan pribadi. Sungguh luar biasa………………

Sebagaimana digambarkan suatu ketika Rasulullah saw sedang duduk bersama sahabat, tak lama kemudian datanglah anaknya Aisyah yang ingin masuk ke dalam rumah, lalu Rasulullah saw berdiri menyambut anaknya tersebut. Kalau anaknya saja begitu dihormatinya bagaimana dengan orang lain?! Tentu lebih dari itu pelayanan yang diberikan….

Rasulullah saw adalah utusan Allah untuk menyampaikan misi dakwah dan meneruskan perjuangan para Nabi dan Rasul terdahulu dan Allah tidak membeda-bedakan antara seorang dengan lainnya dari Rasul-rasul-Nya.

QS. Al-Baqarah (2) : 285.

“Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami ta`at”. (Mereka berdo`a): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.

Sebagai utusan, Rasulullah saw adalah manusia yang terpecaya untuk menyampaikan Risalah Kenabian. Dan Rasulullah saw mengatakan dia adalah penyampai amanat-amanat dari Allah SWT.

QS. Al-A’raaf (7) : 68.

Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu”.

QS. Al-Kahfi (18) : 110.

“Katakanlah: “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.

QS. Fushshilat : 6

“Katakanlah: “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya. Dan kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan (Nya),”

Sekarang Nabi dan Rasul itu telah tiada. Yang ada sekarang adalah kita. Mau diapakan yang sudah ditinggalkan  Rasulullah saw berupa Alqur’an dan Sunah-sunnahnya?. Sudah seharusnya, kitapun mengambil peran sebagai pelanjut  misi dakwah yang sudah disampaikan oleh Rasulullah saw tersebut. Sebarkan kebaikan-kebaikan di tengah masyarakat agar kehidupan manusia dipenuhi dengan Rahmat Allah. Wallahu’alam.  

Komentar
  1. Ading mengatakan:

    Bismillah. Assalamu’alaikum. Wr.Wb.
    Akhlak yang berpondasi pada hati nurani, wahyu, akal dan adat setempat memang modal utama daya tarik untuk memarketkan diri.
    Tulsan yang berbobot, terima kasih. Salam kenal dari P’Ading.

    • ibramuko2 mengatakan:

      trima ksh atas kunjungannya. saya adalah orang yang sedang belajar menulis, mudah-mudahan ada manfaatnya. Amin…

  2. Agus Suhanto mengatakan:

    posting yang menarik… kenalan dulu ya… saya Agus Suhanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s