MUNGKINKAH KITA BERBEDA DARI ORANG YANG KITA CINTAI???

Posted: 7 Agustus 2009 in Umum
Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Siapa diri kita? bagaimana kepribadian kita? Pertanyaan tersebut mengarah kepada sifat-sifat dan perilaku kita sehari-hari. Kita akan lebih dominan ditentukan oleh dan dengan siapa kita berteman alias dengan siapa kita bersahabat. Pemikiran kita akan banyak dipengaruhi oleh cara berpikir dan cara berprilaku teman-teman kita dalam melihat dan mempersepsikan dunia ini. Akhlah kita akan banyak diwarnai oleh sahabat-sahabat   dan bagaimana bentuk moralitas mereka. Kita akan senantiasa berada pada  lingkungan orang-orang yang kita cintai, orang-orang yang kita senangi dan orang-orang yang kita anggap memiliki  kontribusi kepada kita.

Rasulullah saw sering sekali memberikan peringatan pada kita,  bahwa jika kita ingin melihat agama seseorang maka hendaknya kita melihat siapa teman orang itu. Jika kita akan melihat karakter dan pola hidup seseorang maka hendaknya kita melihat teman gaul orang itu.

Sangat jarang sekali kita melihat orang yang mampu bertahan jika ia terus berada di lingkungan orang-orang jahat, dan sangat sedikit sekali orang yang akan menjadi penjahat sementara dia hidup di tengah-tengah para ulama. Kehidupan seseorang akan banyak dipengaruhi orang lain yang ada di sekitarnya. Begitupun kekuatan jahat akan sangat gampang menular pada orang lain, kekuatan baik juga bisa mengalir walaupun sangat lambat.

Banyak orang baik-baik mendadak menjadi jahat dan penjahat karena teman-temannya yang jahat, banyak orang alim yang tiba-tiba memuja dunia karena dia hidup di tengah-tengah pemuja dunia. Banyak ustadz yang mendadak tersendak melihat limpahan dunia. Banyak kiai yang kehilangan rasionalitas tatkala terkurung oleh kepentingan.

Namun banyak pula orang bejat namun tiba-tiba menjadi shaleh karena banyak menyimak kata-kata ulama, merenungi ayat-ayat Allah dan ingat tujuan akhir kehidupannya. Manusia akan senantiasa terseret-seret di belakang ideologi temannya, menari bersama ritme paradigma sahabat-sahabat dan orang-orang dekatnya—kecuali yang Allah beri dia rahmat.

Maka jangan lupa pertahanan kesalehan Kita, energi ketakwaan Kita, bara tawakkal Kita. Semangat kerja Kita akan tiba-tiba rontok mana kala kita salah memilih teman-teman Kita. Api spirit ruhani Kita bisa-bisa mendadak redup tatkala teman-teman kita membawa gulita dan siap memadamkan api spirit hidup Kita.  Ingatlah bahwa Kita akan senantiasa bersama dengan orang yang Kita sukai dan cintai. Rasulullah bersabda :
Setiap orang akan bersama dengan orang yang dicintainya.” (HR. Bukhari Muslim).

Jangan sampai keshalehan Kita hancur oleh kesalahan kita memilih teman dalam kehidupan. Janganlah kerendahan hati Kita (tawadhu’) tercerabut oleh keangkuhan teman-teman Kita. Janganlah kezuhudan Kita terkuras oleh ketamakan teman-teman Kita. Janganlah kedermawanan Kita ludes oleh kekikiran teman-teman Kita. Janganlah keberanian Kita tertimbun oleh kepengecutan teman Kita.Bila Kita tidak mawas diri, maka bersiaplah menjadi korban kecerobohan Kita. Bila Kita tak teliti maka bersiaplah untuk menghadapi penyesalan tiada henti.

Kita  akan bersama dengan orang-orang yang Kita cintai. Kita kagumi dan Kita ikuti langkah-langkahnya. Sebagaimana cintanya seorang sahabat kepada Rasulullah saw. Ia sangat  khawatir, jika nanti di akherat ia tidak bisa berjumpa dengan Rasulullah, maka ia membuat alasan agar bisa memeluk dan mencium punggung Rasulullah saw. Karena begitu cintanya kepada Rasulullah maka Rasulullah mengatakan bahwa ia bersamaku di surga………….   

Sebaliknya  jika Kita  merasa sangat nyaman dengan dunia dan isinya yang penuh dengan gemerlapan ini, maka dunia akan meninabobokan Kita sehingga Kita lupa pada hari akhirat.  Kita akan lupa terhadap diri  sendiri,  bahkan terhadap Sang Pencipta alam semesta.

Marilah kita berhati-hati mencari teman yang akan mempengaruhi kehidupan dunia kita, salah dalam memilih berarti fatal untuk perjalanan selanjutnya dan jika benar dalam memilih, Insya Allah Yang Maha Kuasa akan memberikan jalan yang terbaik. Wallahu’lam. 

Komentar
  1. Dangstars mengatakan:

    Setuju dan yakin dengan artikel ini…nice…sbagai siraman hati…kunjungi kl berkenan “Heboh….Warnet Jadi Ajang Pesta Ganja

  2. Kang Usup Supriyadi mengatakan:

    artikel yang pertamax….
    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s