PERMUSUHAN YANG MENEMBUS BATAS BAG-1

Posted: 17 Juli 2009 in Umum
Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Allah s.w.t. telah memerintahkan seorang Malaikat bertemu dengan Iblis supaya dia menemui  Rasulullah s.a.w. untuk memberitahu segala rahasianya; apa yang disukai iblis maupun yang dibencinya. Hikmahnya adalah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad s.a.w. dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.

Maka Malaikatpun bertemu dengan Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar menyuruh kamu menghadap kepada Rasullullah s.a.w. Hendaklah kamu buka segala rahasia kamu dan apa-apa yang dipertanyakan oleh Rasulullah hendaklah kamu jawab dengan sebenar-benarnya. Seandainya kamu berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan dihancurkan eluruh  anggota badanmu, uratmu serta disiksa dengan azab yang amat keras”.

Mendengar ucapan Malaikat yang demikian itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menemui Rasulullah s.a.w. dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjenggot putih 10 helai; panjangnya seperti ekor lembu. Iblis pun memberi salam, hingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah s.a.w. Maka  Iblis (alaihi laknat),”Ya Rasulullah! Mengapa anda tidak mejawab salam saya? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?”

Maka dijawab Nabi dengah marah “Hai Aduwullah musuh Allah! Apapakah kepada aku kamu ingin menunjuk sikap baikmu? Jangan kamu mencoba  menipu aku sebagaimana kamu tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil disebababkan hasutan kamu, Nabi Ayub kamu tiup dengan asap racun ketika dia sedang sujud sholat hingga dia sengsara beberapa lama, Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena kamu menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Nabi dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat tipuan kamu. Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, karena salam itu dari kamu maka aku tidak ingin menjawabnya dikarenakan diharamkan Allah. Aku mengenal siapa kamu,  kamulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa tujuan kamu datang bertemu dengan aku?”

Iblis berkata,”Ya Nabi Allah! Janganlah kamu  marah. Karena kamu adalah Khatamul Anbiya  maka kamu dengan mudah bisa mengenali saya. Kedatangan saya  disuruh Allah untuk memberitahu segala tipu daya saya terhadap umat kamu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Tiap-tiap apa yang kamu tanyakan saya bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah saya berani sembunyikan.” Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata “Ya Rasulullah! Sekiranya saya berdusta walaupun hanya sepatah kata maka akan hancur leburlah tubuh saya menjadi abu” Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluang aku untuk mengetahui segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada sekalian umatku.

Pertanyaan Nabi (1) – “Hai Iblis! Siapakah  musuh terbesar kamu dan bagaimana posisi aku terhadap kamu?” Jawab Iblis – “Ya Nabi Allah! Kamulah musuh saya yang paling besar di antara segala musuh saya di muka bumi ini” Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun bergetar karena ketakutan. Sambung Iblis,”Ya Khatamul Anbiya! Adapun saya bisa menyamar  seperti  manusia, binatang dan lain-lain hingga tidak ada perbedaan sedikitpun, kecuali diri kamu yang tidak dapat saya tiru karena dilarang oleh Allah. Seandainya saya menyerupai diri kamu, maka terbakarlah diri saya menjadi abu. Saya akan berusaha mencabut iktikad anak Adam supaya menjadi kafir, karena kamu berusaha memberi nasihat dan pengajaran kepada mereka  untuk memeluk agama Islam; begitu juga saya berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Saya akan menarik sekalian umat Islam dari jalan benar kepada jalan yang salah supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersama saya”

Pertanyaan Nabi ke 2 – “Hai Iblis! Apa yang kamu lakukan  kepada makhluk Allah” Jawab Iblis – “Menyuruh kepada wanita-wanita  untuk merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang tidak pada tempatnya. Saya goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, tamak dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, saya lalaikan mereka dengan harta benda dari  emas, perak, permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke  jalan yang haram. Demikian juga ketika bertamasya  agar mereka bercampur laki-laki dan perempuan. Disana saya akan melepaskan  godaan yang besar agar hilang kesadaran mereka dan meminum yang memabukkan. Jika sudah minum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Kemudian saya berikan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, akan datang perasaan hasad, dengki hingga melakukan perzinaan. Jika terjadi kemesraan antara mereka, maka  mereka akan mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri. Apabila mereka teringat terhadap dosa mereka lalu hendak bertaubat atau amal ibadat, saya akan halangi mereka supaya mereka menangguhkannya. Sekuat tenaga  akan saya goda supaya bertambah maksiat dan mengambil isteri orang. Saya akan goda hatinya, maka datanglah rasa ria, takabur, ujub, sombong dan melalaikan amalnya.  Pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah saya goda mereka setiap saat.”

Pertanyaan Nabi ke 3 – “Hai Iblis! Mengapa kamu bersusah payah dan begitu keras usahamu melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan manfaat bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai kutuk Allah! Siapa yang menjadikan kamu? Siapa yang melanjutkan usia kamu? Siapa yang menerangkan mata kamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badan kamu?” Jawab Iblis – “Semuanya itu adalah anugerah dari Allah yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan kesombongan menjadikan saya  sebagai penjahat besar. Kamu mengetahui bahwa saya telah beribu-ribu tahun menjadi ketua kepada sekalian Malaikat dan pangkat saya telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian saya tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa lama. Tiba-tiba datang firman Allah s.w.t. hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka saya pun membantah. Lalu Allah mencipta  Nabi Adam  lalu dititahkan sekalian Malaikat memberi hormat kepada laki-laki itu, kecuali saya yang ingkar. Karenanya Allah murka kepada saya dan muka saya yang cantik nan molek dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan jelek. Saya merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam Raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah sekalian bidadari. Saya bertambah dengki dan berdendam kepada mereka. Akhirnya  saya dapat juga menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Mereka berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak laki-lakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun saya masih tidak puas hati dan berbagai tipu muslihat akan saya lakukan hingga Hari Kiamat.

Sebelum kamu lahir ke dunia, saya serta bala tentera saya dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian saya turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain  tentang apa yang sebenarnya saya dapat, dengan berbagai tipu daya sehingga tersesatlah manusia dengan berbagai kitab bid’ah dan carut-marut. Saat kamu lahir  ke dunia ini, maka saya tidak dibenarkan lagi oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, karena banyak Malaikat yang penjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika saya berusaha juga hendak naik, maka Malaikat akan melempar saya dengan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentera saya yang terkena lemparan Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka  saya dan tentera saya merasa kesusahan untuk menjalankan tugas penghasutan.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s