SURAT UNTUK SUNGAI NIL

Posted: 14 Juli 2009 in Umum
Tag:, , , , , , , , , , , , , , , ,

Sewaktu negeri Mesir ditaklukan oleh tentera Islam, khalifah Umar r.a. telah melantik Amru bin Al-As sebagai Gubernur di wilayah tersebut, satu peristiwa ganjil telah terjadi  semasa pemerintahannya. Air Sungai Nil dikatakan akan berhenti mengalir dan penduduk Mesir rencananya ingin  melakukan satu upacara secara Jahiliyah iaitu dengan mengorbankan seorang gadis ke dalam sungai itu. Amru bin Al-As sudah tentu berkeras tidak mau melakukannya.

Ketika  air Sungai Nil mulai kering, penduduknya merasa cemas. Sebagian dari mereka terpaksa berpindah ke kawasan lain. Keadaan ini memaksa Amru bin Al-As menulis surat kepada Khalifah Umar r.a. untuk meminta pendapatnya.  Selanjutnya Umar   mengirimkan jawabannya kepada Amru. Surat itu bukanlah ditujukan kepadanya, sebagai Gubernur, tetapi kepada Sungai Nil. Sebelum membuang surat itu ke dalam Sungai Nil, Amru sempat membaca isi kandungannya yang berbunyai: “Surat ini dikirimkan kepada Sungai Nil oleh Umar, hamba Allah dan Amirul Mukminin. Wahai Sungai Nil ! Jika air yang mengalir di sungai ini atas kuasamu, maka ketahuilah bahwa kami tidak memerlukan kau, tetapi jika ia mengalir di atas kekuasaan Allah s.w.t, maka kepadanyalah kami memohon agar mengalirkan air di sungai ini.”

Setelah dibuang surat itu kedalamnya, diriwayatkan sungai itupun dipenuhi  oleh air kembali sedalam empat puluh kaki pada malam itu juga. Semenjak hari itu lenyaplah semua amalan-amalan Jahiliyah dikalangan penduduk Mesir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s