Amal Pembuka Pintu Gua

Posted: 13 Juli 2009 in Umum
Tag:, , , , , , , , , , , , , ,

Pada zaman dulu, ada 3 orang pemuda dalam satu perjalanan beristirahat di dalam sebuah gua untuk berteduh dari hujan yang lebat. kemudian tiba-tiba pintu gua tertutup oleh satu batu yang besar. Mereka mencoba mendorong batu itu tetapi tidak bergerak.

Mereka berusaha berbagai cara untuk keluar tapi semuanya gagal. Akhirnya tiada jalan lain kecuali bermohon dan mengadu kepada Allah. Mereka tau hanya Allah yang dapat melepaskan mereka. Keputusan diambil supaya tiap-tiap orang mengadu atau bertawassul dengan amal kebajikan yang mereka buat.

Pemuda pertama berdoa: “Ya Allah, saya pernah berbuat amal soleh terhadap kedua ibu bapak saya. Suatu hari saya pulang  dari kerja dan merasa sangat lapar. Saya menyangka ibu saya sudah masak  tapi rupanya belum karena kehabisan bahan makanan. Saya terus keluar untuk beli makanan. Ketika pulang, saya lihat ibu saya tertidur. Saya tidak berani membangunkannya walaupun saya sangat lapar hingga dia bangun sendiri. Ya Allah, jika ini merupakan amal kebajikan yang ikhlas terhadap ibuku dan mendapat keredhaanMu, tolonglah kami untuk keluar dari sini.”

Tiba-tiba pintu itu terbuka sedikit dengan kurnia Allah, namun mereka masih belum bisa keluar.

Giliran pemuda kedua berdoa: “Ya Allah, saya juga mempunyai amal soleh. Saya mempunyai gedung perusahaan dan mempunyai banyak pekerja. Setiap pekerja dibayar gaji tepat pada waktunya. Pada satu ketika ada seorang pekerja tidak datang mengambil gaji bulanannya sehingga beberapa bulan. Uang gajinya saya gunakan untuk membeli barang-barang perniagaan sehingga saya untung 10 kali lipat dari  pokoknya. Beberapa bulan kemudian, pekerja itu datang kembali lalu saya serahkan semua hartanya termasuk keuntungan yang saya niagakan. Ya Allah, sekiranya ini merupakan amal yang mendapat keredhaanMu, tolonglah kami dalam kesusahan ini!”

Sehabis bermohon, tiba-tiba pintu itu bergerak sedikit tetapi masih belumbisa keluar juga.

Akhirnya sampai giliran pemuda ketiga: “Ya Allah, aku sebenarnya tidak mempunyai suatu amalan yang dianggap penting. Sepanjang ingatanku, hanya sekali aku berbuat baik karena malu kepada Engkau ya Allah. Aku ditugaskan embagi-bagikan makanan kepada orang-orang miskin. Sewaktubekerja aku melihat seorang gadis cantik yang juga meminta bagiannya. Setelah semua orang pulang, aku pun memanggil gadis itu dan menyatakan niat jahatku kepadanya. Gadis itu menangis seraya berkata dia rela mati kelaparan daripada melakukan dosa perbuatan terkutuk itu karena takut pada Allah. Aku menjadi serba salah dan datang penyesalan yang tidak terhingga. Aku malu dan insaf atas kesalahanku. Ya Allah, sekiranya penyesalan dan taubat ini Kau terima, tolonglah kami dari kesusahan ini.”

Tiba-tiba saja pintu gua itu terbuka lebar dan mereka pun keluar dengan selamat. Wallahua’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s