PENYEJUK JIWA

Posted: 5 Juli 2009 in Mutiara Kata
Tag:

Jadikan Sabar dan shalat sebagai penolong..

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu , sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” ( QS AlBaqarah (2) :153)

Musibah dan penghapusan dosa

“Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim kecuali Allah akan hapuskan (dosanya) karena musibahnya tersebut, sampai pun duri yang menusuknya.” (HR. Bukhari no.5640 dan Muslim no.2572 dari ‘A`isyah)

“Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan/kelelahan, sakit, sedih, duka, gangguan ataupun gundah gulana sampai pun duri yang menusuknya kecuali Allah akan hapuskan dengannya kesalahan-kesalahannya.” (HR. Bukhari no.5641, 5642 dari Abu Sa’id Al-Khudriy dan Abu Hurairah)

Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya, niscaya Allah akan menjadikan dirinya terhormat,..

Dari Abu Sa’id Sa’ad bin Malik bin Sinan al-Khudri radiyallahu’anhuma, bahwa ada beberapa orang Anshar meminta-minta kepada Rasulullah, lalu beliau memberi mereka. Kemudian mereka meminta lagi, dan beliau memberinya lagi sehingga habislah apa-apa yang ada pada beliau. Kemudian beliau bersabda kepada mereka : “Tidak ada suatu kebaikan padaku yang tidak ingin kuberikan pada kalian. Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya, niscaya Allah akan menjadikan dirinya terhormat. Barangsiapa berusaha mencukupkan dirinya, niscaya akan dicukupi. Dan barangsiapa berupaya untuk tetap bersabar, niscaya Allah akan menjadikan dirinya penyabar. Tidak ada seorang pun yang dikaruniai kebaikan yang lebih baik dan lebih luas daripada karunia kesabaran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

KETIKA ALLAH BERKATA “TIDAK”

Ya Allah ambillah kesombonganku dariku
Allah berkata, “Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya.”

Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat
Allah berkata, “Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara.”

Ya Allah beri aku kesabaran
Allah berkata, “Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan; tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri.”

Ya Allah beri aku kebahagiaan
Allah berkata, “Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu.”

Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan
Allah berkata, “Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada Ku.”

Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat
Allah berkata, “Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal.”

Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku
Allah berkata… “Akhirnya kau mengerti !”

Puncak kemuliaan

Inti ilmu adalah kejelasan dan buahnya keselamatan

Inti kebersihan diri adalah qana’ah dan buahnya adalah rasa lapang

Inti sabar adalah menahan diri dan buahnya adalah kemenangan

Inti amal adalah kesesuaian dan buahnya adalah kesuksesan

Dan puncak kemuliaan segala sesuatu adalah kejujuran

[Imam Syafi’i]

Sabar dan pemaaf

Sikap sabar dan pemaaf sangat diutamakan di dalam Islam. Sabar berasal dari asshabru yang artinya adalah menahan. Karena sabar itu adalah menahan berarti sabar adalah:

Suatu aktivitas bukan pasivitas
Suatu perlawanan bukan suatu penyerahan
Suatu yang memerlukan pengorbanan

Menahan amarah

Imam Al-Ghazali pernah mengajarkan bagaimana seharusnya seorang mukmin melampiaskan kemarahan. bahwa kesabaran seseorang memang ada batasnya dan pada saatnya telah melampaui ambang batas itu sangat wajar jika seseorang harus marah.

Hanya saja yang terpenting adalah bagaimana kita mampu mengukur kadar marah sesuai dengan tingkat kesalahan orang yang membuat kita marah, dan juga dilampiaskan masih dalam kewajaran dan di bawah kesadaran yang tinggi.

Membalas cercaan

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa Abu Hurairah ra berkata,

“Seseorang telah mencela Abu Bakar ra, Abu Bakar pun diam, sedangkan Nabi SAW ketika itu bersama mereka. Nabi merasa kagum, lalu tersenyum. Ketika orang itu memperbanyak cercaannya maka Abu Bakar menimpali sebagian yang diucapkannya. Nabi pun marah dan beranjak pergi. Abu Bakar kemudian menyusul beliau dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, orang itu telah mencerca diriku dan engkau tetap duduk. Namun di saat aku menimpali sebagian yang diucapkannya, mengapa engkau marah dan berdiri?’

Rasulullah pun menjawab, ‘Bersamamu tadi ada malaikat yang menimpali orang itu sementara engkau diam. Akan tetapi ketika engkau menimpali sebagian yang diucapkannya, setan pun datang, dan aku pun tidak mau duduk bersama setan.’

Kemudian beliau bersabda, ‘Hai Abu Bakar, ada tiga perkara yang semuanya adalah hak.

  • Tidak ada seorang hamba yang dizalimi dengan satu kezaliman kemudian dia memaafkannya karena Allah, melainkan Allah akan memuliakannya karena perbuatannya itu dan akan menolongnya.
  • Dan tidaklah seseorang yang membukakan pintu untuk menyampaikan suatu pemberian dengan niat bersilaturahim, melainkan Allah akan memperbanyak hartanya.
  • Dan tidaklah seseorang membuka pintu untuk meminta-minta dengan niat memperbanyak hartanya, melainkan Allah SWT akan semakin menyedikitkan hartanya.’”
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s