Banyak Orang Indonesia Stress…

Posted: 27 Juni 2009 in Umum
Tag:, , , , , , , , , , , , , , , ,

Tingkat depresi pada wanita lebih tinggi dua kali daripada pria. Berdasarkan data riset Persatuan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia, 2007, menunjukkan 94% penduduk Indonesia saat ini mengalami depresi dari tingkat ringan hingga berat.

Ambil contoh beberapa kasus bunuh diri seorang ibu yang membawa serta anaknya terjun dari lantai 35 apartemennya. Ada pula seorang ibu yang membekap ketiga anaknya dengan bantal hingga bocah-bocah tersebut meninggal. Itu hanya beberapa contoh kasus, masih banyak kasus-kasus bunuh diri lainnya yang dikarenakan depresi dan stress.

Menurut Psikiater dan staf pengajar Bagian Psikiatri FKUI, dr. Suryo Dharmono Sp.KJ, faktor pemicu depresi pada wanita umumnya antara lain, pengaruh hormonal. Hormon yang tidak stabil selain dikarenakan siklus haid, wanita akan menjadi rentan depresi bila memiliki riwayat keturunan depresi. Selain itu, pemicu lainnya adalah pengaruh sosial budaya.

Menurut Zainoel B. Biren, psikolog sosial dari Daya Insani, wanita lebih rentan mengalami depresi setelah memasuki gerbang perkawinan karena dalam kehidupan perkawinan, selain memberikan perlindungan juga mendatangkan beragam masalah berat. Mulai dari masalah ekonomi, sosial, anak, hingga hubungan dengan suami. Peran ganda antara menjadi seorang istri dengan menjadi seorang ibu inilah yang seringkali membuat para ibu makin ‘akrab’ dengan stress dalam kehidupan sehari-hari.

Agar depresi bisa ditanggulangi, depresi harus dideteksi sejak dini. Jika depresinya tergolong ringan tak perlu harus meminta bantuan profesional, seperti psikiater. Penyaluran depresi yang paling baik adalah mulai membiasakan untuk mengenali suasana perasaan dan proses pikir. Dengan begitu Anda mulai berani mengutarakan perasaan atau suasana pikiran kepada orang terdekat.

Selain itu, sisakan waktu satu jam bagi diri sendiri untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan. Misalnya, membaca buku favorit, menonton film yang menyejukkan, olah raga, melakukan hobi Anda yang bermanfaat, dan sebagainya. Saat itulah hormon-hormon yang keseimbangannya terganggu akibat tekanan atau ketegangan, mengalami pemulihan sehingga tidak sempat terakumulasi. Namun bila depresi belum teratasi, berobat sejak dini lebih dianjurkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s