BERIBADAH KEPADA ALLAH

Posted: 15 Juni 2009 in Umum

Allah, Pencipta segalanya dalam diri kita dan di sekitar kita, memiliki kekuasaan yang tak terbatas. Allah menciptakan kita dan memerintahkan kita untuk menghormati-Nya dan berlaku baik seperti yang dituntun dalam Al Qur’an. Yang dituntut oleh Allah dari kita adalah ibadah. Puasa, sholat, bersyukur kepada Allah, sabar, dan melakukan amal saleh adalah beberapa bentuk ibadah.

Tetapi sebagian besar orang, meskipun sadar dengan tanggung jawab mereka, tidak mau menerimanya. Karena kesombongan mereka yang parah, mereka merasa sulit untuk tunduk kepada Allah. Mereka tidak mau mendengarkan perkataan Allah karena mereka menganggap diri mereka sangat penting. Karena tidak mau menerima bahwa Allah telah menciptakan mereka, mereka berani membangkang kepada Allah. Meskipun Allah-lah yang telah memberi mereka hati, telinga, kesehatan, dan pendeknya, segala hal di dunia ini, mereka tidak merasa bersyukur kepada-Nya untuk seluruh karunia ini.

Tetapi orang-orang ini akan merasa sangat menyesal. Tidak bersyukur dan sombong akan membuat mereka menjalani hidup yang sukar di dunia dan penyesalan yang dalam di akhirat. Tidak bersyukur (kufur) yang mereka tunjukkan di dunia ini akan membawa mereka pada api neraka.

Setiap orang yang tidak mau merasakan sesal di kemudian hari sehingga masuk neraka, pastilah bersyukur kepada Allah. Allah menginginkan agar kita bersyukur kepada-Nya dan berdoa serta beribadah kepada-Nya, sebagai bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan-Nya untuk kita. Oleh karena itu, jika kita melihat nikmat yang sempurna dan indah di sekitar kita (yang tidak akan pernah ada dengan sendirinya), kita harus mengingat Allah dan merasa bersyukur kepada-Nya. Janganlah menjadi orang yang tidak mampu memperhatikan dan menghargai segala nikmat yang diberikan untuk kita.

Dalam Al Qur’an, Allah memerintahkan kita untuk melakukan berbagai ibadah, selain bersyukur kepada Allah. Melakukan sholat lima kali sehari, berpuasa pada bulan Ramadhan, membayar zakat, dan menunaikan haji (sekali seumur hidup) jika mampu adalah bentuk ibadah yang diwajibkan oleh Allah atas kita.

Sholat lima waktu sehari-semalam dan menjaga sholat tersebut sepanjang hidup kita, dalam keluarga maupun dalam masyarakat membantu kita untuk terus mengingat kelemahan kita sebagai hamba di depan Allah. Ini adalah bentuk ibadah yang ditunaikan pada waktu-waktu tertentu. Allah memberi tahu kita dalam Al Qur’an bahwa bentuk ibadah ini membantu kita untuk menjauhi perbuatan buruk yang tidak disukai oleh Allah.

Berpuasa juga merupakan bentuk ibadah yang diperintahkan dalam Al Qur’an. Selama bulan Ramadhan, Allah mewajibkan agar kita tidak makan dan minum di siang hari. Dengan menunaikan ibadah ini, kita akan menunjukkan kesabaran untuk tidak makan dan minum dalam jangka waktu tertentu.

Membayar zakat, di lain pihak, merupakan pemberian sebagian harta kita kepada orang miskin dan yang membutuhkan serta orang lain yang boleh menerimanya. Seperti bentuk ibadah yang lain, menunaikan zakat sangatlah penting karena menghindari perbuatan jahat dan menunjukkan sikap rela berkorban adalah sifat yang diridhai oleh Allah. Di samping itu, membayar zakat memperbaiki hubungan antarmanusia dan menguatkan jiwa manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s