Ada Ayat Suci di Dalam Kromosom Manusia

Posted: 14 Juni 2009 in Umum

Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Al Qur’an dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University.

Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya. Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas- kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.

Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat “Fussilat” ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada.

Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi.

Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: “…Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…” Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran”.

Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa” yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia.

Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah

.Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.

Sebagaimana disindir oleh Allah: � Afala tafakaruun � (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).

Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada kromosom manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Al Qur’an. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama “Bismillah ir Rahman ir Rahiim.

Iqra bismirrabbika ladzi Khalq”, “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan”. Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat

Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.

Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: “Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.

Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.

Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Alquran dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama.

*****

Alhamdullilah kita telah membaca artikel yang disampaikan oleh DR. Ahmad Khan, untuk ini saya ingin memperkenalkan hasil temuan dan penjabaran oleh saya berkenaan surah Fushshilat ayat 53,yang sebelumnya sudah saya jabarkan dihadapan para Guru Besar UIPM pada tangggal 20 September 2002 di Jakarta.

Semoga para ilmuwan / cendikiawan dapat menerima bekerja sama yang baik dalam menuju ridhonya Allah SWT.

Begitu hebatnya Al Quran baru satu ayat dalam surah Fushshilat ayat 53 apalagi kalau kita dapat menjabarkan Al Quran yang terdiri 6666 ayat. Kita renungkan ,kita hayati, kita bayangkan akan kebesaranNya semoga kita semua akan mendapat taufik hidayah inayah dari Allah SWT agar menjadi orang yang beriman.Amin yaa robbal alamin.

Inilah firman Allah dalam surah Fushshilat ayat 53.

Artinya : Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?

Subhanallah begitu indah dan menakjubkan ayat tersebut yang membuat kita semua akan menjadi kagum, dalam tafsir ayat tersebut sebelum kita melihat keluar penjuru alam. Mari kita perhatikan bagaimana Allah menciptakan diri manuisa yang begitu indah dan lengkap.

Subhanallah apa yang diciptakan Allah benda-benda diruang angkasa dan di dalam bumi ada persamaan dengan bentuknya pada tubuh manusia.

Mari kita perhatikan dengan seksama penjelasan dibawah ini : Bumi Allah ciptakan dari :

1. Tanah

2. Minyak

3. Batu-batuan

4. Akar-akaran

5. Air Asin

6. Air tawar

7. Humus

Kalau tadi kita melihat asal usul kejadian bumi, maka disini kita akan melihat bagaimana Allah menciptakan tubuh manusia yang kedua-duanya memiliki kemiripan :

1. Daging pada tubuh ? Tanah pada bumi

2. Hormon pada tubuh ? Minyak pada bumi

3. Tulang pada tubuh ? Batu-batuan pada bumi

4. Urat pada tubuh ? Akar-akaran pada bumi

5. Darah merah pada tubuh ? Air asin pada bumi

6. Darah putih pada tubuh ? Air tawar pada bumi

7. Kulit pada tubuh ? Humus yang ada dibumi

Melihat fenomena kejadian bumi dan manusia kita semua dicipatakan oleh Allah dari tanah,kita hidup diatas tanah dan kita mati kembali keasal menjadi tanah.Allahu Akbar.

Marilah kita melihat unsur-unsur yang ada dalam tubuh kita :

1. Jantung

2. Paru-paru

3. Liver (Hati)

4. Limpa

5. Usus

6. Empedu

7. Ginjal

Setelah kita melihat kejadian ini semua mari kita kembali melihat keangkasa berkenaan dengan �Bintang� yang Allah ciptakan sebagaimana dalam Surah Al Hijr ayat 16 sebagai berikut :

Artinya : Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang (nya),

Dan Surah Al Mulk Ayat 5 sebagai berikut :

Artinya : Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.

Dan Surah Al An�aam ayat 97 sebagai berikut :

Artinya : Dan Dialah yang menjadikan bintang-bintang bagimu, agar kamu menjadikannya petunjuk dalam kegelapan di darat dan di laut. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kebesaran (Kami) kepada orang-orang yang mengetahui.

Dengan firman Allah ini telah membuat hati saya menjadi tersentuh untuk melakukan Tafakur ditengah malam yang sunyi untuk memohon petunjuk dari ilahi dengan ayat-ayat tersebut. Apa yang ada pada diri kita sendiri sebagaimana firman Allah dalam surah Fushshilat ayat 53 tersebut.

Bintang adalah benda ruang angkasa yang paling tinggi diciptakan oleh Allah, begitupun qolbu (hati) yang ada di tubuh manusia yang Allah ciptakan yang begitu dalam dan luas. Dengan hati atau qolbu-lah kita yang memberi petunjuk arah yang terbaik dan terburuk, yang bisa membedakan yang hak dan yang bathil atau yang benar dan yang salah. Dengan hati yang bersihlah kita akan melempar syaiton yang ingin membawa kita ke jalan yang sesat. Dengan hati atau qolbu-lah yang bisa memberi penerang bagi siapa yang menghendaki menuju jalan dari kegelapan menuju jalan terang-benderang. Insyaallah kita mendapat Nur ilahi karena kita sudah dapat melawan kebatilan tadi.Diri kita �bak� cahaya bintang di ruang angkasa.

Demikianlah artikel singkat ini saya sampaikan kepada para pembaca yang budiman Insyallah kita akan berjumpa kembali pada artikel berikutnya.Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s